Menyiapkan dana darurat ternyata juga tak kalah pentingnya dengan investasi. Dana darurat bisa digunakan ketika seseorang sakit dan terkena pemutusan hubungan kerja (PHK) tanpa mendapatkan pesangon. untuk menyiapkan dana darurat ini membutuhkan kedisiplinan. 

Tak hanya itu anggaran dana darurat juga disesuaikan dengan resiko pekerjaan yang diemban. Minimal dana darurat yang perlu disiapkan minimal tiga bulan pengeluaran. jadi, bila seseorang memiliki pekerjaan freelancer maka dana darurat dikeluarkan dapat lebih besar.


Baca juga : Tips mengelola keuangan keluarga


Cara Menyiapkan Dana Darurat

Kejadian tiba-tiba anak diopname, pintu rumah rusak, atau harus membayar kebutuhan darurat lainnya dapat terjadi dalam keseharian. jangan sampai terjadi cash flow bulanan. maka siapkanlah dana darurat setiap bulannya. di kutip dari blog www.ayahbunda.co.id memiliki dana darurat sangatlah penting karena adalah sebagian dari perencanaan keluarga.


Mari periksa apakah dana darurat keluarga Ada sudah ideal atau belum?

1.    Jumlah tanggungan. 
Semakin banyak jumlah tanggungan (pasangan, anak, orang tua atau keluarga lain), semakin besar kebutuhan dana darurat. Satu tanggungan butuh 1/5 dari pengeluaran rutin bulanan. 
2.    Besaran rumah dan kendaraan. 
Semakin besar atau semakin banyak rumah serta kendaraan Anda, semakin besar dana darurat. Gambarannya begini, pengeluaran merawat 2 mobil tentu lebih besar dibanding 1 mobil. 
3.    Besar gaji bulanan. 
Semakin besar gaji bulanan Anda, semakin besar juga dana darurat Anda. Sebab, bayangkan jika Anda terkena PHK atau tidak berpenghasilan sekian bulan, kehidupan tetap musti berjalan, bukan? 
4.    Kebutuhan khusus. 
Orangtua yang memiliki anak berkebutuhan khusus atau menderita penyakit tertentu, musti memperbesar jumlah dana darurat.

Bisa juga kita menyiapkan dana darurat dari :
1.Buka Tabungan Rencana
Safir dari siaran liputan 6 menuturkan, motivasi menabung sifatnya psikologis jadi tergantung kemauan. Kadang bila keinginan untuk belanja lebih kuat ketimbang menabung. Jadi agar menabung dengan baik, seseorang dapat membuka tabungan rencana berjangka. Dengan tabungan ini, dana otomatis didebet, dan dikunci dalam waktu tertentu.
2. Membeli Emas
Cara kedua adalah dengan cara menabung ke tempat menarik mata kita secara visual. Untuk orang senang visual contohnya beli emas batangan secara rutin. Safir mengatakan, bagi sebagian orang terutama perempuan membeli dan menabung emas secara rutin itu hal menarik. “Jadi buat tertarik secara rutin untuk menabung seperti membeli emas,”

------------------------------------------------------------------------------

Share..... semoga info ini bermanfaat untuk anda dan teman teman anda...
loading...

Ikuti Update Kami