PerdaganganInternasional - Ekonomi, Perdagangan internasional merupakan salah satu bentuk kerja sama ekonomi antarnegara. Setiap negara di dunia semakin sadar akan perlunya kerja sama antarbangsa, tidak hanya terbatas pada perdagangan saja, akan tetapi meluas pada usaha-usaha untuk ikut aktif dalam pembangunan ekonomi. Atas kesadaran tersebut, maka banyak muncul bermacam-macam lembaga kerja sama ekonomi salah satunya dalam bentuk  internasional.

Pengertian Perdagangan Internasional

Hampir dapat dikatakan saat ini tidak ada satupun negara di dunia yang tidak menjalin hubungan dengan negara lain. Hubungan antarnegara umumnya dilakukan oleh negara-negara di dunia dengan cara mendirikan perwakilan negara tersebut di negara lain seperti Kedutaan Besar, Konsulat Jenderal. Dalam bidang ekonomi, hubungan dengan negara lain diwujudkan dalam bentuk saling mengadakan kegiatan perdagangan atau yang dikenal sebagai perdagangan internasional. Perdagangan internasional adalah hubungan perdagangan barang dan jasa antar dua negara atau lebih. Batasan lain tentang perdagangan internasional adalah proses tukar-menukar barang dan jasa kebutuhan antara dua negara atau lebih yang berbeda hukum dan kedaulatan dengan memenuhi peraturan yang diterima secara internasional.
  1. Perdagangan internasional memberikan keuntungan bagi negara-negara pelakunya, karena negara dapat menjual barang-barangnya ke luarnegeri yang dapat meningkatkan kekayaan dan kesejahteraan penduduknya. Perbedaan-perbedaan dalam sifat dan cara-cara antara perdagangan internasional dengan perdagangan dalam negeri disebabkan oleh hal-hal sebagai berikut:Perbedaan negara, menyebabkan adanya perbedaan dalam hukum peraturan jual beli, uang, peraturan bea, dan sebagainya.
  2. Perbedaan bangsa dan daerah, menyebabkan perbedaan dalam kebiasaan, adat istiadat, kesukaan, musim dan kondisi pasar
  3. Perbedaan yang disebabkan oleh keadaan politik, sosial, ekonomi dan kultural.

Manfaat Perdagangan Internasional

  1. Manfaat perdagangan internasional bagi suatu negara, antara lain:Memenuhi kebutuhan suatu barang yang tidak dapat diproduksi di dalam negeri
  2. Menerima devisa dari bea impor dan ekspor barang
  3. Terjadi alih tekhnologi yang saling menguntungkan
  4. Memperluas pasar bagi barang-barang hasil produksi dalam negeri
  5. Mempercepat pertumbuhan ekonomi
  6. Mempererat hubungan persahabatan antar negara

Hambatan dalam Perdagangan Internasional

Perdagangan internasional yang dilakukan oleh negara tidak lepas dari kemungkinan adanya faktor-faktor penghambat. Hambatan-hambatan perdagangan internasional antara lain sebagai berikut:
  • Kebijakan Proteksi. Kebijakan proteksi adalah tindakan pemerintah yang membatasi masuknya barang impor ke dalam negeri. Kebijakan ini dilakukan untuk melindungi (protection) industri dalam negeri dari kemungkinan bangkrut sebagai akibat serbuan pasar barang sejenis dari luar negeri.
  • Penetapan Tarif Impor. Penetapan tarif impor adalah pembebanan bea masuk (import duties) terhadap barang-barang yang melewati batas suatu negara. Jenis-jenisnya ialah bea ad valorem (bea harga), bea specific, danbea compound (bea specific ad valorem). Tarif impor akan dibebankan pada harga jual barang atau jasa yang akan dibeli konsumen, sehingga menyebabkan harga barang atau jasa bertambah tinggi.
  • Penetapan Kuota. Kuota adalah pembatasan jumlah barang impor yang masuk ke dalam negeri. Penetapan kuota akan berpengaruh terhadap terbatasnya jumlah barang atau jasa di pasar negara tersebut.
  • Politik Dumping. Politik dumping adalah pemberlakuan harga jual lebih murah di pasar negara importir dibanding harga di negara ekspotir. Tujuan penerapan poltik dumping adalah untuk meningkatkan jumlah ekspor barang ke negara lain.
  • Pemberian Subsidi. Subsidi adalah pemberian dana atau fasilitas dari pemerintah kepada produsen dalam negeri. Tujuan subsidi berupa dana atau fasilitas kepada produsen dalam negeri adalah untuk meningkatkan kapasitas ekspor.

Alasan Negara-Negara Melakukan Hubungan dengan Negara Lain

Banyak faktor yang mendorong suatu negara melakukan perdagangan internasional, di antaranya sebagai berikut :
  1. Untuk memenuhi kebutuhan barang dan jasa dalam negeri
  2. Keinginan memperoleh keuntungan dan meningkatkan pendapatan negara
  3. Adanya perbedaan kemampuan penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi dalam mengolah sumber daya ekonomi
  4. Adanya kelebihan produk dalam negeri sehingga perlu pasar baru untuk menjual produk tersebut.
  5. Adanya perbedaan keadaan seperti sumber daya alam, iklim, tenaga kerja, budaya, dan jumlah penduduk yang menyebabkan adanya perbedaan hasil produksi dan adanya keterbatasan produksi.
  6. Adanya kesamaan selera terhadap suatu barang.
  7. Keinginan membuka kerja sama, hubungan politik dan dukungan dari negara lain.
  8. Terjadinya era globalisasi sehingga tidak satu negara pun di dunia dapat hidup sendiri.
loading...

Ikuti Update Kami